Slider

5/random/slider

Advertisement

Main Ad

Melahap Bayam Sekuat Popeye di Warung Makan Bu Midi

Warung Makan Bu Midi di Kota Semarang menyediakan berbagai menu masakan rumahan. Pedasnya sambal bawang menjadi salah satu magnet warung makan yang letaknya tak jauh dari Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Puri Gedeh, hingga Sam Poo Kong. 

Melahap Bayam Sekuat Popeye di Warung Makan Bu Midi

Merantau di Semarang, Kangen Masakan Rumah 

Sorehore.com - Saya tercenung lama menatap suguhan di meja Warung Makan Bu Midi. Daun berwarna hijau itu tiba-tiba membuka lorong waktu di kepala saya. Daun bernama bayam itu mengingatkan saya kepada sosok wanita. 

Ya, dia adalah ibu saya. Sejak saya masih kecil hingga beranjak dewasa, dari masih tinggal di Blora sampai Klaten, sayur bayam menjadi salah satu menu masakan favorit ibu. 

Alasannya mungkin sederhana. Bayam secara harga lebih murah ketimbang daging. Karena untuk diketahui, dari rahim ibu lahir lima anak laki-laki. Sedangkan swargi bapak hanyalah seorang PNS. Jadi bisa dimaklumi bagaimana hematnya ibu mengelola keuangan. 

Warung Makan Bu Midi di Kota Semarang

Namun yang tertanam di otak saya justru bukan alasan tersebut. Makan sayur bayam itu menambah energi. Makan sayur bayam itu bikin kuat. Seperti tokoh kartun film anak-anak Popeye si Pelaut atau Popeye the Sailor Man. 

Perut Lapar, Makan Bayam Jadi Kuat Bak Popeye 

Figur dengan tangan berotot yang memiliki tato jangkar serta pipa cangklong menempel di mulutnya itu akan berubah menjadi kuat setelah makan sayur bayam yang dikemas dalam kaleng. Gambaran itu selalu terpatri di benak saya semasa anak-anak. 

Tiba-tiba lagu klenengan campursari dari suara radio yang menempel di dinding Warung Makan Bu Midi membangunkan lamunan saya. Piring berisi nasi, sayur bayam, pete, kering tempe, sambal bawang dan gorengan tempe, menyadarkan ada rasa lapar. 

Warung Makan Bu Midi di Kota Semarang
Spanduk di teras Warung Makan Bu Midi 


Ikan Mangut Khas Semarang di Warung Makan Bu Midi 

Makan di warung yang berdiri sejak tahun 2005 ini mengingatkan bahwa makan tidak sekadar urusan perut saat lapar. Makan melibatkan rindu dan kenangan tentang kampung halaman. Apalagi menu di Warung Makan Bu Midi khas masakan rumahan. Termasuk kuliner khas Semarang, yakni Ikan Mangut. 

Bagi yang wisata ke Semarang wajib mencicipi kuliner jenis ikan laut ini. Mangut iwak pe atau ikan pari namanya. Sebagai daerah yang terletak wilayah Pantai Utara Jawa, ikan mangut atau manyung biasa dimasak dengan cara diasapi. Kemudian diguyur kuah bersantan. 

Di Mana Lokasi Warung Makan Bu Midi? 

Penasaran? Datang saja ke Jl. Tumpang Raya No.29 b, Petompon, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Warung bercat hijau ini secara harga ramah di kantong. Buka setiap Senin- Sabtu dari pukul 06.00- 16.00. Selamat makan dan sehat selalu. Horeluya. 

(Aditya Wijaya/Sorehore.com) 


Sorehore
Sorehore.com dirancang sebagai ruang alternatif untuk menulis dan mencatatkan kisah perjalanan sebagai kliping digital

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email